Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Untukmu "mom"

"Aku berdo'a untukmu yang telah membuat sejarah dalam hidupku.. Mom, aku sangat mencintaimu. Tapi cintaku kepada Allah lebih besar darimu.. Apapun perintah Allah, semuanya aku akan berusaha turuti. Dan mengikuti perintahmu, juga akan aku turuti selama Allah menyukainya.. Ada banyak hal yang tidak engkau ketahui tentang aku. Aku sedang berusaha menjalani perintah Allah, karena Allah telah memilihku.. *Semoga Allah mengijinkanku, mom. Aku akan menjadi anak sholehah berkat do'amu. Dan do'amu tak pernah lepas untukmu. Aku tak akan bisa membalas semuanya. Tapi aku hanya bisa melakukan apapun karena Allah. Semoga dengan hal itu, aku bisa membalas kebaikanmu dengan ijin Allah dan rahmatNya. Memasukkan engkau di SyurgaNya, bersama kita, bersama ayah, bersama anak-anakmu yang lain & bersama orang yang engkau kasihi. Aamiiin ya Rabbal 'alaminn... note : setelah melihat engkau sakit #love you.. karena kecapean kerja. Istirahatlah mom ku...

KETEDUHAN

Ia, memancarkan ketulusan sebisa yang ia buat menyentuh hati melalui kebaikan yang ia pertaruhkan memberikan jasadnya dan letihnya pada pekerjaannya mengobari semangat yang hampir lupuk Ia, mendedikasikan hidupnya pada apa yang ia punya tak jemu memberikan keteduhan motivator ulung sepanjang masa Aku tak akan pernah bisa bangkit dari sedihku jika tak mendengar nasehatmu aku tak akan dapat maju dan sukses berkat kerja dan doamu Kini, engkau terbaring lemah kuingat dulu engkau begitu perkasa membanting tulang Kini, engkau diam mengiris sakit tanpa perlu tahu aku merasakannya Saatnya kuingin mengurusimu walau tak sebaik penjagaanmu sebagai baktiku padamu, Ibu... Istirahatlah... Barru, 26 Januari 2017

HANYUT BERSAMA ANGIN

Kata orang bijak, hidup ada sedih dan senangnya Aku terkadang selalu meminta ketidakpastian hidup Terjaring dengan laksana badik yang mengiris satu persatu Kukembalikan jiwa dan raga pada sang Ilahi Karena padanya aku semakin kuat Kali ini terhempas terlantang-lantang Bagai kapas hanyut diterpa angin Ingin rasanya membuang semua ke laut Satu demi satu perantara jiwa Namun, laksana cukup dalam kenangan Aku berseteru pada diri Sudahilah saksi hati mengikat jasad Karena ia butuh pedoman, ia butuh kebebasan Biarkan mengalir dengan sendirinya Karena Tuhan tak akan tinggal diam Kali ini biarkan hidup masing-masing Akan berlomba membuat sejarah ‘Kan dikutip melalui kepasrahan Karena kebersamaan tak selamanya indah Karena kebahagiaan ‘kan temukan jalannya sendiri Hanyut dalam angin Tak ingin berada dalam ketidakpastian Tak ingin larut dalam kesedihan ‘Kan kujalani hidup pemberian dari sang Maha Hidup Karena Dia tak akan menyia-nyi...

PROGRESI 2017

Aku hampir setiap tahun menulis dan menetapkan ukuran-ukuran target impian. Lalu mencoba merealisasikan dengan persenan hingga menyadari potensi dan perjuangan menghadapi hidup itu seperti inilah. Memang tak mudah. Karena kita hanya senantiasa merencanakan, namun Allah lah penentu kebijakan. Manusia hanya bisa berusaha dan tawakkal. Dan Allah Maha Berkehendak terhadap hambanya. Asal sebagai manusia, kita tetap berjuang melangkah dan tak berputus asa dalam rahmatNya.. aamin Kebiasaanku menargetkan sesuatu tiap tahunnya, menjadikan setiap tahun ada slogannya. Sebut saja, 2015 adalah revolusi. 2016 adalah resolusi. Dan 2017 ini adalah progresi.. 2018 ?? belum tahu, semoga panjang umur.. :)   Mengingat kejadian demi kejadian di tahun 2016, membuatku cukup representif sendiri. Sebelum 2016, itu adalah masa-masa sulit rasanya. Cukup kelam, iya sih.. hehe.. #alay gitu. Lalu memasuki 2016, ada pencerahan sedikit demi sedikit. Seperti semangatku betul-betul bangkit kembali. Aku...