KETEDUHAN

Ia, memancarkan ketulusan sebisa yang ia buat
menyentuh hati melalui kebaikan yang ia pertaruhkan
memberikan jasadnya dan letihnya pada pekerjaannya
mengobari semangat yang hampir lupuk

Ia, mendedikasikan hidupnya pada apa yang ia punya
tak jemu memberikan keteduhan
motivator ulung sepanjang masa

Aku tak akan pernah bisa bangkit dari sedihku
jika tak mendengar nasehatmu
aku tak akan dapat maju dan sukses
berkat kerja dan doamu

Kini, engkau terbaring lemah
kuingat dulu engkau begitu perkasa membanting tulang
Kini, engkau diam mengiris sakit
tanpa perlu tahu aku merasakannya

Saatnya kuingin mengurusimu
walau tak sebaik penjagaanmu
sebagai baktiku padamu,
Ibu...
Istirahatlah...


Barru, 26 Januari 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBRANI DAN PALESTINA

SIMPLE ORIGINALLY

Introver VS Ekstrover