Postingan

Menuntut Ilmu

Tarbiyah -Ummu Mujahidah- 04 Maret 2018 Menuntut ilmu itu hal yang dibutuhkan. Ada beberapa hati yang selamat, ada hati yang hidup. Jangan senantiasa hawa nafsu menjadi tuan. Hingga tidak takut akan adzabNya Allah, ada kampung akherat. Ada juga hati yang sakit, yaitu ketika kita telah mendapat lingkungan yang mendekatkan diri kita pada Allah. Lalu, kita kembali ke lingkungan yang justru menimbulkan banyak dosa. Tanyalah pada hati kita pada hari ini. Berada di posisi manakah hati kita? Bawalah hati untuk selalu bermunajat kepada Allah Swt. Mendekat ke orang-orang shaleh. Mari kita jujur di hadapan Allah Swt, terhadap noktah2 yang telah kita lakukan. Banyak2 istigfar.  Bermunajat kepada Allah Swt. Minta pertolongan kepada Allah Swt. Sandarkan semuanya kepada Allah Swt. Selalu membersihkan/mentazkiyah hati kita dengan hal hal baik. Beristigfar banyak2. Juga memperbanyak majelis ilmu karena dengan ilmu kita dapat membedakan yang haq dan yang bathil.

Sedekah for Palestina

Tabligh Akbar Syeikh Ali Jaber From ACT ada beberapa ulama yang malah merusak Islam. yang Nabi khawatirkan akan datang masa ummatku, dimana banyak imam yang menyesatkan. kesalahan ulama lebh bahaya dibanding kesalahan orang awwam kesalahan bukan dari hal hal duniawi. pasti kadang terjatuh pada dosa2 maksiat. Bagi orang shaleh, meninggalkan shalat berjama'ah adalah dosa. Meninggalkan kebaikan bagi kita adalah dosa. Malas obatnya adalah taubat. Tinggalkan maksiat. Tidak ada dosa yang tidak diampuni kecuali Istigfar. Apapun dosa kecil apatah lagi besar, diucapkan banyak2 Istigfar. Maka Allah akan ampuni. Justru orang shaleh selalu merasa kurang dalam beribadah, dalam berilmu. Belum tentu ibadah kita semua diterima oleh Allah. Allah yang lebih tahu diterima atau tidak ibadahnya. Hanya pengetahuan kita, apakah ibadah kita ini sah atau tidak. Kita tidak bisa menjawab diterima ibadahnya atau tidak. karena kita tahu, darimana kah hujjah yang didapat hingga ia melakukan hal tersebut...

Prepare

Ngaji Asyik DMKL Ust Hannanong, Lc. Wed 3 Maret 2018 -Prepare- *Muraqabah cukuplah Allah menjadi pengawas kita. Muraqabah. Selalu merasa di awasi oleh Allah. di Usia mudanya ia habiskan untuk kemaslahatan manusia. *Muhasabah evaluasi diri. Muhasabah bukan hanya setelah idul fitri. muhasabah bisa sehari,  sepekan, sebulan hingga setahun. Bagaimana agar memanaj waktu. Allah menyediakan waktu 24 jam untuk kita. 8 jam ut beribadah, 8 jam ut bekerja, dan 8 jam ut keseharian kita. *Mengistigfarkan diri. selalu mencoba meminta maaf kepada Allah. inilah yang dimaksud nabi orang pintar, yaitu menyiapkan segala perbekalan untuk dunia akherat. orang yang punya komitmen, ada persiapan untuk menghadapi kematian. Karena banyak orang pintar di dunia saja. Para sahabat mengatakan bahwa "aku rugi, ketika kita menganggap dunia ini adalah syurga. Dan menyia-nyiakan waktu". Seluruh amal kita, dicintai oleh Allah, diridhoi oleh Allah, itu adalah ibadah.. Nyata atau tidak nyata. Apap...

Introver VS Ekstrover

Pernah dengar kata-kata diatas? Jika belum, inginku membahas sedikit. Kenapa? Entahlah. Hanya ingin saja. 😄 Sepertinya ini cukup baik untuk dipelajari. Hemm.. Ternyata dalam sifat seseorang ada makna khusus, menurut Psikologi. Yang akhirnya menuntun kita memahami watak dan pengetahuan berkomunikasi terhadap seseorang. Ada dua sifat umum kepribadian dari seseorang, dinamakan Introvert dan Ekstrovert. Secara umum perbedaan Introvert dan Ekstrovert terlihat dari pikiran, aktifitas, serta sifat terbukanya. Menurut buku Psikologi Kepribadian oleh Feist & Feist, karakteristik utama dari Introvert ialah lebih pendiam, pasif, kurang bersosialisasi, hati-hati, tertutup, penuh perhatian, pesimis, damai, tenang dan terkontrol. Sedangkan Ekstrovert itu memiliki kemampuan bersosialisasi, sifat impulsif, senang bercanda, bergairah atau penuh semangat, cepat berpikir, optimis dan sifat-sifat yang cenderung mengarah ke lebih menghargai hubungannya dengan orang lain. Sedang, ciri-c...

Kosongg

Seperti windu dalam candu. Dan seperti bunga Anyer dalam pengap. Diri saja yang tak paham mengapa. Aku kah yang kurang cekatan atau terlalu banyak tanya. Ataukah niatku kurang ikhlas? Allah, aku sedang berusaha. Mungkin saja ini ketidakridhoan dulunya. Maafkan diri yang telah mendzalimi diri sendiri. Kadang tak peka memahami hati. Lebih tak peka memahami akal. Lalu bagaimana menjelaskan, menjelaskan kenapa dan bagaimana caranya, kejadiannya, bahkan prosesnya. Allah, aku senantiasa berusaha. Memperbaiki satu demi satu atas izinMu. Membawanya larut yang mulai kelihatan ujungnya. Aku hanya tak percaya bahwa ini diriku, yang mulai lalai memahami makna kuliah. *dapat penjelasan dari Ibu Aliyah. And this never unforgetten.. *-6 menuju Ujian Sidang Apt Pharmacy Faculty, 4 Januari 2018

Tentang Ayah

Kali ini, saya mengerti seorang lelaki. Namun ketika ia berstatus Ayah. Sebenarnya menulis hal ini pun, hati tak sanggup karena pasti akan meneteskan air mata lagi.. Hanya saja, hari ini seorang Ayah yang bukan silsilah saya bercerita banyak hal. Tentang istrinya, tentang anaknya, tentang keluarga istrinya, tentang masa depannya, tentang sosialisasi keluarga istrinya, daan tentang keinginannya.. Ku iyakan semua, walau dalam hati sebenarnya kadang tak setuju.. Melihat seorang wanita menangis itu hal yang lumrah. Tapi, ketika seorang lelaki yang telah berstatus Ayah dan Suami, menangis, mendengar bising dihidungnya pecah, aku mengerti haru bahkan diriku merasa orang yang ingin sok pahlawan menenangkan tapi alhasil, aku kaku.. Lalu, tiba-tiba sekali aku merindukan sekali sosok itu. Sekalipun dalam sehari aku bisa melupakan masa itu. Sudah hampir 15 tahun tak melihat wajah bahkan suaranya dan 13 tahun mendengar ia telah jauh ke Maha Tinggi.. Sesekali saja, aku kadang berdo'a namu...

Jangan takut taat pada Allah

Jangan takut taat pada Allah.. Cicak saja diberi rezeki, apalagi hambaNya Jangan takut taat pada Allah.. Kewajiban2 Allah, kita jalankan. Pasti dijamin rezekinya dari Allah Jangan takut taat pada Allah.. Matilah dengan keren. Jangan cari mati yang tidak keren Jangan takut taat pada Allah.. Kenapa kita memilih Islam. Karena adanya Al-Qur'an yang tertulis datang dari Allah -Ust. Felix Y Siauw- Mesjid Cheng hoo