Tentang Ayah

Kali ini, saya mengerti seorang lelaki. Namun ketika ia berstatus Ayah.
Sebenarnya menulis hal ini pun, hati tak sanggup karena pasti akan meneteskan air mata lagi..

Hanya saja, hari ini seorang Ayah yang bukan silsilah saya bercerita banyak hal. Tentang istrinya, tentang anaknya, tentang keluarga istrinya, tentang masa depannya, tentang sosialisasi keluarga istrinya, daan tentang keinginannya..

Ku iyakan semua, walau dalam hati sebenarnya kadang tak setuju..

Melihat seorang wanita menangis itu hal yang lumrah. Tapi, ketika seorang lelaki yang telah berstatus Ayah dan Suami, menangis, mendengar bising dihidungnya pecah, aku mengerti haru bahkan diriku merasa orang yang ingin sok pahlawan menenangkan tapi alhasil, aku kaku..

Lalu, tiba-tiba sekali aku merindukan sekali sosok itu. Sekalipun dalam sehari aku bisa melupakan masa itu. Sudah hampir 15 tahun tak melihat wajah bahkan suaranya dan 13 tahun mendengar ia telah jauh ke Maha Tinggi..

Sesekali saja, aku kadang berdo'a namun sulit mengutarakan dalam do'a. Sesekali saja, aku memusingkan diri tercemburui yang masih memilikinya disampingnya. Dan sesekali saja, karena telah terhibur dengan sosok wanita sejati, Ibu..

Banyak yang mengatakan, bahkan hampir seluruh lapisan keluarga pasti mengatakan, aku sangat mirip dengan ayah. Dari tutur kata, wajah, tindakan, bahkan gen lemotnya. Aku merasa tertindih haru..

Dan, aku paham makna Ayah yang bercerita hari ini padaku, Ayah yang bukan dari silsilahku, bercerita menahun tanpa bisa menahan sedih. Sejak ditinggal istri tercinta. Khawatir akan anak-anaknya yang ia tinggali untuk sementara waktu. Merasa aneh jika keadaan rumahnya tak sepihak pada hatinya..

Dan, sulit untuk aku utarakan..
Sebagai anak yang ditinggal seorang Ayah, aku dan Ayah yang bukan dari silsilahku ini, entah kenapa kami senasib kali ini..

----------
Tiba-tiba saja aku merindukan sosok Ayah. Lelaki dikeluargaku, kakak lelakiku yang terhebat, yang akan menjadi waliku kelak.. Ahhh, ku berharap suatu saat suamiku memahamiku dan memahaminyaa pulaa.. #ehhmm
----------
Makassar, 1 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBRANI DAN PALESTINA

SIMPLE ORIGINALLY

Introver VS Ekstrover