JALAN-JALAN NESTAPA
Seperti tiap negeri memiliki
polemik politiknya masing-masing, begitupun manusia yang akan bersama polemik
hatinya masing-masing. Masih bersama suaka aku bercerita, tentang dunia,
tentang kehidupan, dan tentang segalanya...
Jalan-jalan nestapaku telah bermula
sejak dulu dan masih bermuara ketepian. Belum ke titik penentuan. Bercerita satu
sama lain, memberi arti pada wajah khaustik. Ya, aku heran pada dunia akhir
zaman ini. Hidup didalamnya dan menjadi saksi tiap waktunya.
So far, godaan dunia memang melenakan, sangat. Menyentuh dalam
ketidakpastian. Penuh ujian dan intrik. Until
in this time, i am sure, masih ada
yang dapat bertahan melawan tingkat nafsunya. Tidak lebih rendah dari binatang.
Laki-laki maupun perempuan. And i am sure,
masih ada yang lebih mengutamakan imannya dibanding nafsunya. Masih ada dari
mereka.. Sebagian.
Tapi, sisa sebagian dari mereka? Atau
maybe, lebih dari sebagian? I don’t know. I just don’t wanna thinking
about it. For this time, i think myself, for keep up the best... For my
next life... For my next goals... And For my faith... Because, i believe, if i keep myself better then i'll to get him to keep himself.
#The Problem From My Friend, I
Learn Something From Start Here...
Barru, 10 September 2016
Komentar
Posting Komentar