ROMANS (Again)
“Seperti cerita di dalam novel,
kau dan aku adalah karakter yang dikendalikan sang narator. Dibuatnya kita
jatuh cinta, didorongnya kita untuk saling mengumbar kata sayang. Untuk beberapa
waktu lamanya semuanya terasa tak bercela, kau dan aku sama-sama yakin akan
selalu bersama selamanya. Tapi di bab-bab selanjutnya, sang narator entah
kenapa jadi sangat kejam. Semua berubah dan yang tersisa di hati kita hanyalah
dorongan untuk saling menyakiti. Aku tak pernah tahu entah sejak kapan aku
mulai menyangkal artimu bagiku. Kau pelan-pelan menjauh. Tak menyisakan apa pun
kecuali perih yang menyayat hati. Cerita kita akhirnya bertemu ujungnya, tapi
benarkah kau kini mulai melupakanku? Sudah tak sudikah kau menyimpan memori
tentangku di benakmu? Atau, apakah aku memilih untuk terus merutuki garis nasib
kita yang tak lagi bersimpangan? Kusampaikan rasa penasaranku pada sang
narator. Rahangnya terkatup, malah larut dalam sunyi cerita. Ah, mungkin memang
sudah nasib kita. Seperti malam tak berbintang, hatimu dan hatiku akan terus
dibiarkannya bertanya-tanya dalam remang...”
*Harmoni (cinta yang hitam putih)-Wulan dewantara & Ollie*
“Ada persoalan yang belum tuntas
di antara kita. Bukan, bukan dendam. Hanya tanda tanya besar mengapa kau
meninggalkanku di saat aku paling membutuhkanmu. Aku marah, kesal, dan kecewa. Namun,
semua itu tertutupi hangat cinta yang masih menyala-nyala dalam hatiku. Setiap malam
aku berdo’a, suatu saat bisa mendengar suaramu lagi. Aku mendongakkan kepala ke
langit, berharap kau melihat rembulan yang sama denganku. Kemudian aku menutup
mata, takut waktu membuatku keburu melupakan raut wajahmu. Sebut aku
sentimentil, tapi aku sungguh merindukanmu..”
*Gagas media*
“Karena cinta seseorang bisa
menjadi lupa , karena cinta seseorang bisa menjadi sangat bahagia. Cinta adalah
perasaan yang sudah tentu dimiliki oleh setiap kita. Berbagai macam hal lain
terlewat karena cinta, ada tawa, tangis, amarah, lamunan, impian, perjuangan,
pengorbanan pun harapan. Tak ada yang bisa menolak kedatangan cinta dan tak ada
yang bisa menahan kepergiannya. Cinta datang dan pergi tanpa seorng pun tahu
kapan waktunya. Dan cinta adalah bagian yang tak mungkin terpisahkan dalam
kehidupan..”
*Cinta-transmedia*
“Karena itu sulit dilupakan. I
can’t do. Don’t ask anything, because that difficult is meaned. Don’t ask to
someone else, because i’m still couldn’t. And i has feeling that, but i only don’t
know to show it...”
*Anonymous*
Jakarta, 14 November 2016
Komentar
Posting Komentar