Sentuhan

Bisa saja ini semacam teguran dari Allah. Mengingatkan kembali akan dosa-dosa kita di masa lampau. Atau dosa-dosa yang baru beberapa detik.

Allah mengingatkan ku, seakan mengingatkan ku..

Bahwa, dakwah itu adalah sentuhan. Yang utama adalah keluarga. Terkadang, aku terlalu sibuk mengurus banyak hal diluar, sibuk memperbaiki para orang-orang diluar, sibuk mengobati para muslimah muslimah diluar..

Tapi, lupa bahwa, keluargaa ku juga butuh sentuhan itu. Apa aku kurang menyentuhnya? Karena perasaan, aku hanya berusaha untuk mengajak sebisa mungkin. Tapi memang, sepertinya saya harus lebih maksimal lagi.

Seperti, ketika ada beberapa anak dan orangtua yang saya ajari, tapi untuk keluarga sendiri kadang tidak punya waktu sendiri. atau terkadang, pertemuan kami singkat.  serumah tapi quality time kurang..

Saya malu dan sedih. ketika tidak bisa berbuat banyak. Padahal saya mempunyai cita cita besar ingin berdakwah keliling dunia. ingin terus terjun dan aktif. ingin dipercaya dan diamanahkan oleh Allah. Of course, with my future couple.

Tapi, Allah tiba tiba menegur hari ini..
Bahwa ada keluarga, yang emosinya masih begitu labil yang perlu didamaikan. Perlu ada dakwah yang masuk kedalam hati hati mereka. Agar semuanya baik-baik saja. Perencaan yang buruk semoga tidak pernah terjadi. Dan memohon pada Allah yang buruk terhadap keluarga kami tidak terjadi.

"ya Allah, berikan kebaikan dunia dan kebaikan akherat dan jauhkan kami dari siksa api neraka."

The moment, 21 Oktober 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBRANI DAN PALESTINA

CYBER SPACE

SIMPLE ORIGINALLY