WELCOME OCTOBER
Morning! I am glad friendly with
you. How are you today? I miss u, october...
every year can be meet up again..
Many things, i want to tell you..
I’m getting to know a lot of things. Understand many things. Knowing many
things. And trying to fix a lot of thnings. As well as in you anyway, many things I
want to do. Maybe I’ll add your busy month this year.
Semakin banyak yang aku temui,
yang aku jalani dan aku lakukan. Anggap saja jika bertemu dengan orang yang
sulit, dibawa gampang saja. Kemarin, saya membaca buku dari Ajahn Brahm. Mengilhami.
Ia menerapkan prinsip bahwa, “kita tak akan pernah bisa lolos dari orang sulit.
Orang sulit adalah bagian dari hidup. Kadang kita cukup belajar cara hidup
bersama orang sulit”. Orang sulit itu bagaimana menurutmu? Bagiku, orang sulit itu cukup sulit di mengerti apa yang mereka inginkan. Atau, sulit untuk memahami
karakternya. Atau, sulit menyatukan rasa pertemanan/persaudaraan dengannya. I have no idea.
Kita memang mudah berdamai dan
memiliki cinta kasih kepada orang-orang yang kita sukai. Mudah saja menolerir
orang yang baik, namun mentolerir orang yang sulit? Itu baru perjuangan yang
sebenarnya!
Itulah tantangannya. Itulah
bagaimana kita bisa belajar dan berkembang. Kata Ajahn Brahm, “Jika kita
belajar memiliki toleransi terhadap orang yang sulit, maka kita juga bisa
belajar mentolerir berbagai kesulitan dalam hidup”.
Singkatnya, cara pertama
menangani orang sulit adalah selalu ingat bahwa apa pun yang kita lakukan,
betapa pun kita berupaya dan berjuang, orang sulit akan selalu ada dalam hidup
kita. Hadapi!!
In fact, we do not know whether
this includes myself personally difficult for some people...
Ajahn Brahm, seorang Biksu. Ulamanya
para Budha. Seorang Biksu memang selalu bermeditasi dan memahami kehidupan di
tempat keterasingan. Saya hanya menyukai sikap dan pemikirannya. Ummat Islam
patut belajar dari kepribadiannya, tapi bukan melalui agamanya. Karena Agama Islam
jelas mengatur akhlak sedetail-detailnya. Hanya saja, kadang mereka lupa
tentang identitas agamanya sendiri. Wallahu a’lam..
Heem... October, pagi... Sama
pagi ini ketika sahabat saya, Nasrah tiba-tiba kirim BBM... saya kutip sedikit,
“jaga selalu kesehatan, karena butuh banyak tenaga dan waktu agar cangkir kita
bisa beraroma syahdu”... Waah, sejak kapan dia mulai menyaingiku? Haha.. Just
kid, Nas.. :D :D But, it’s excellent, ukhtii... :)
For all those dear...
“Semoga hari ini Allah memudahkan
setiap urusan, melapangkan hati dan meringankan langkah kita dalam kebaikan” :)
Barru, 01 October 2016
07.45 a.m
Komentar
Posting Komentar