Postingan

MEDIA : AKLAMASI NON-KEBEBASAN

Media, yang diindikasikan sebagai pembawa informasi tak langsung. Penghubung atas setiap kejadian. Pengantar informasi serta aktualisasi fenomena-fenomena yang terdistribusi langsung ke masyarakat. Begitu besar peran media, terutama di zaman sekarang. Media bukan lagi sarana khusus, privat, atau hanya untuk orang-orang tertentu seperti di zaman Orde Bapak Suharto dulu. Media, sudah menjajaki setiap lini tingkat kehidupan. Masuk ke system saraf masyarakat hingga yang terkecil sekalipun. Menyentuh daerah terpencil bahkan buta huruf sekalipun. Media, media… itulah yang digaung-gaungi masyarakat banyak. Namun, media saat ini tak bisa diprediksi beritanya. Mereka seakan aklamasi tanpa kebebasan berbicara. Karena politik membumbui setiap sendi. Jika memang masalah uang, saya rasa bukan itu. Pebisnis media lebih cepat perputaran uangnya. Jika masalah nama, mungkin iya. Masalah harkat, martabat dan harga diri. Entah apalah maksudnya. Aku juga tak ingin masuk membahas ini. bukan ahliku. ...

Hanya Allah yang Tahu

Telah kurengkuhkan tekad Telah kukuatkan niat Dan tak akan ada yang mengalahkan Karena ini diriku… Biarkan cinta itu mengalir Membawa sari pati misteri Mengalun melambat nestapa kelembutan Bersama suaka-mu nantinya… Akan berlabuh hati ini pada tujuannya Akan pergi meninggalkan jejak masa lalu Akan melaju setelah menikmati indahnya Dan akan terkenang memori pengalaman… Entah berantah kemana hati ini Hanya Allah Sang Maha Tahu Menciptakan cinta Menyepikan sedih Menyelaraskan kasih… Karena ku tahu Hati ini tak mudah dibuka Hanya untuk seseorang yang mampu Mampu berazzam menghimpun dalam kebaikan… Barru, 22 Maret 2016 Oleh : Ummy kaltsum darwis #Salah satu dari 3 puisi terbaik dari event of Dania Aksara

What's Going on 'Heart' ?

Apa kabar 'hati'? Lama tak bersua.. Seakan kali ini engkau begitu sibuk memikirkan dirimu.. Atau sesuatu yang berbeda disana.. Ada yang cemburu.. Cemburu menyikapi sikapmu yang mulai acuh tak acuh.. Entah gerangan karena dunia menjamah, Atau karena mimpi yang tak nyata.. Lihatlah matahari, ia selalu memberi semangat sinarnya Karena Bumi begitu butuh cahayanya.. Tidakkah engkau ingin begitu pula? Bercermin pada matahari.. Atau lihatlah bulan menampakkan kilaunya Agar malam tak kesepian bersama bintang.. Tidakkah engkau ingin seperti itu? Merujuk pada bulan.. Atau lihatlah hujan memberi kesejukan lewat basahnya Supaya gunung-gunung tersenyum bersama pohon.. Tidakkah engkau menjadi ini? Belajar pada hujan.. Ada apa hati? Datangkan semangat diri Rujuk kembali inspirasi Rengkuh impian-impian itu Mereka merindukan mu... Dan, begitu pula aku, merindukanmu... Barru, 26 Maret 2016 Oleh : Ummy Kaltsum Darwis ^^

MEMBACA SUBETNIK

Bergelut sebagai praktisi kesehatan di sebuah Rumah Sakit, memang bukan perkara mudah. Pekerjaan yang tak akan ada habisnya sepanjang masa. Sama halnya dengan Pendidikan, Kesehatan termasuk unsur terpenting dalam mengemban amanah kerja. Berjiwa sosial tinggi dan mempunyai pengetahuan serta skill yang harus kompeten. Praktisi kesehatan dalam kancah masyarakat dituntun untuk mengetahui segalanya, serba bisa dan sempurna. Karena yang dihadapi adalah ‘nyawa’ seseorang. Jadi otomatis, ‘kami-kami’ yang berusaha untuk terlihat sempurna harus menyakinkan mereka bahwa ‘kami’ tahu tentang ‘itu’ semua. Baiklah… Yang ingin saya ceritakan hanyalah kesan-kesan menjadi Praktisi Kesehatan Masyarakat di Rumah Sakit. Terutama saya yang dibagian Apotek. Membaca subetnik, berarti membaca watak, pikiran serta perasaan seseorang. Dengan begitu, setiap pasien-pasien yang datang kerumah sakit, telah saya ‘baca’ secara tidak sengaja. Mengenal mereka dengan begitu banyak, menjadikan saya lebih ...

AKTUALISASI MENULIS

Menulis itu tidaklah semudah yang dipikirkan orang banyak. Menulis butuh inspirasi. Butuh perjuangan untuk mencarinya. Kadang kala pula, dengan menulis menjadikan tabi'at seseorang. Namun, disisi lain yang hujjahnya telah terjaga dengan tulisan akan menjadikan itu kebiasaan yang mutlak. Kebiasaan yang baik dan menyenangkan. Kebiasaan yang menenangkan bagi sebagian khalayak yang menyukainya. Itulah penghilang penat yang indah. Kadang, aktualisasi menulis menjadikan kita lebih produktif. Tapi tergantung dari hasil tulisannya. Misalnya, kita menulis agar dapat menjadi manusia produktif dalam setiap hari. Tak perlu yang besar di mata manusia, cukup yang sederhana juga bisa. Misalnya, goresan-goresan status kita di timeline. Yang bermanfaat dan inspiratif agar yang membacanya dapat terpengaruh. Menulis bagiku kebiasaan. Yang saya butuhkan. Karena segala aspek pikiran, perasaan, itu aku tumpah ruahkan lewat tulisan. Jika pikiran-pikiran anehku datang, ditambah pikiran konyol yang ant...

PENGHUNI SYURGA

Gambar
Ada beberapa majelis ilmu yang luar biasa memberikan tausyiah. Salah satunya, Ust. Rahmat Abdur Rahman Lc., M.A. Dan beberapa jama’ah ‘awwam lainnya begitu antusias mendengar tausyiah beliau, walau melihat latar belakang organisasinya yang mungkin sempat dipandang mata. Semoga bukan organisasinya, tapi ilmu yang diberikan.. Materinya : “Bagaimana caranya agar kita dapat menjadi penghuni Syurga dengan amalan-amalan kita? Di sisi lain, apakah kita yakin dengan amalan-amalan yang kita punya? Ada beberapa contoh Sahabat yang dikabarkan langsung oleh Rasulullah masuk Syurga. 1.        Sahabat Ustman bin Affan r.a . Beliau memang salah satu sahabat yang tidak diragukan lagi akan perjuangannya terhadap Islam. Terhadap ibadahnya, dsb. Namun, ternyata yang memasukkan beliau dalam Syurga kata Rasulullah, bukan karena perjuangannya. Namun karena beliau telah membeli sumur kaum yahudi. Dan beliau pergunakan sumur tersebut kepada orang banyak secara gratis. ...

TEMALI KASIH

*Konfigurasi Hati* Engkau datang ketika diri ini telah meradang Yang belum dapat menentukan nasib masa depan Yang berharap tak pasti dan menahun Menanti yang bukan haknya… Engkau membuka lembaran pikiran demi pikiran Sehingga aku dapat secercah fantasi Mengobati luka hati yang bertahun-tahun mengendap Memecah kesunyian yang mendalam… Engkau menyentuh hati dengan cara yang aneh Berdesir mengalun dan merangkai konfigurasi Lalu mengabarkan bahagia lewat kesibukan Memiliki watak yang tak terjamah oleh orang lain… Syukurku pada Sang Pemilik Hati Tawakkalku pada Sang Rabbi Biarkan waktu yang akan menjawab Berharap kebaikan indah dengan sendirinya Akankah Temali Kasih akan menyatu ditempat halalNya… Barru, 16 Maret 2016