ANDAI WAKTU DAPAT DIBELI


Kuingin berbagi hidup
Berlari menggapai cita
Asa tak jua hinggap menerjang jauh
Biarkan kali ini aku terenyuh dengan hati
                Andai dapat kubeli waktumu
                Wahai para penikmat kafe
                Yang membuyarkan waktunya dengan duduk berleha
                Membicarakan pemerintah yang tiada habisnya
Andai dapat kubeli waktumu
Wahai para pemuda yang hanya duduk termangu diteras rumah
Menunggu suapan orang tua dan tegurannya
Mengapa tak segera bergerak, mencari kerja
                Andai dapat kubeli waktumu
                Para pemain domino di poskamling
                Serabutan berteriak satu sama lain
                Berharap segera ‘kan jadi pemenang taruhan
Andai dapat kubeli waktumu
Wahai penikmat tv, hp dan gadget
Engkau begitu sibuk dengan dirimu
Tak sadarkah akan sekelilingmu?
                Walaupun berandai-andai itu dilarang
                Namun, biarkan ia menari bersama pikiranku
                Karena aku ingin membelinya
                Masih banyak hal yang ingin aku lakukan
Waktu terasa begitu cepat berlalu
Ataukah diriku yang lambat
Ataukah kesibukan telah merajai waktuku
Aku hanya ingin...
                Ingin banyak belajar dalam sehari
                Ingin banyak menulis dan berkarya
                Ingin mengambil waktu cengkrama dengan keluarga dan teman
                Ingin memperbaiki ibadah sebaik-baiknya
                Ingin membagi manfaat pada banyak orang
Namun ternyata waktu terlalu cepat
Mengalahkan diriku yang lambat
Tugas dan tanggung jawab menjadi hal pertama
Hingga aku pun terlena
                Aku hanya ingin...
                Membeli waktu orang-orang yang punya banyak waktu
                Aku ingin membelinya
                Membeli waktumu dan hatiku yang telah terambil...


Barru, 17 Mei 2016 (10.31 p.m)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBRANI DAN PALESTINA

SIMPLE ORIGINALLY

Introver VS Ekstrover