BACKPAKER DESA
Tak
henti-hentinya aku bersyukur mendapat persahabatan yang luar biasa seperti ini.
Bersama-sama menjajaki ruang dengan jiwa yang sama. Tahukah menjadi backpaker? Menjadi
orang yang bisa mengelilingi suatu tempat yang tak pernah dikunjungi. Pernah
berpikir bahwa backpaker harus keliling dunia. Walau, punya impian seperti itu.
Hehe... namun, backpaker bisa pula hanya daerah-daerah terpencil yang cukup di
satu wilayah saja.
Setelah 3 hari
berturut-turut mengelilingi daerah-daerah yang tak pernah terjamah olehku,
barulah aku sadar bahwa masih banyak hal yang luar biasa didekatku. Tak perlu
jauh-jauh. Cukup lihat disekitar sekelilingku saja. Bertemu dengan orang baru,
kehidupan orang tersebut, keadaannya, dan sebagainya.
Selain
itu, banyak hal yang bisa diperoleh dengan mengenal orang baru. Kisah kehidupannya
yang sangat inspiratif, perjalanan religiusnya, pelajaran yang dapat ditangkap,
sosok ambigu, dan sebagainya.
Yah,
walaupun aku hanya bisa dengan dunia sederhanaku, membaginya lewat tulisan. Sedang
ada pikiran dan daya khayalku yang tinggi, yang mungkin belum terwujud satu
demi satu. Maybe and harus kita sadari, ketika do’a dan usaha telah ada,
mungkin saja masih ada dosa-dosa yang terselip. Heem, mumpung lagi sepuluh
malam terakhir Ramadhan, proposal permintaan harus segera dipersiapkan. :D Semoga
hidayah dan istiqamah itu terus ada. Yah,, hidayah sangat mahal. Sangat mahal. Dan
bersyukurlah bagi orang-orang yang telah mendapat hidayah tersebut. Semoga terus
terpatri hingga akhir hayat...
#unforgetten moment #Maddo’ hill
Barru, 22 Ramadhan 1437 H
Komentar
Posting Komentar