Ketetapan-Nya
Bumi semakin
merentakan dirinya. Layaknya manusia, semakin hari akan semakin menua. Dengan segala
aspek diri, masih kah akan bertahan dengan kepribadian itu-itu saja. Setidaknya
ada bukti konkret dengan perbaikan diri dan pengembangan ilmu.
Kehidupan ini
memang telah ada yang atur. Termasuk hambaNya. Sekecil apapun. Hingga daun yang
gugur pun telah dirancang baik di Lauh Mahfudz. Aku pun sadar, bahwa tak ada
namanya kebetulan. Yang ada pengaturan. Oleh sang Maha Mengatur.
Oleh karena
itu, ketika ada pertemuan maka pasti ada perpisahan. Walau itu menyenangkan
juga menyakitkan. Aku hanya tak menyangka bahwa rekayasa Allah begitu indah. Tanpa
pernah aku sadari. Semuanya mengalir dengan lembut. Aku yakin dengan
ketetapanNya dan pertemuan-pertemuan yang tak pernah disangka-sangka.
Ketetapan
Allah melalui Qada dan Qadarnya telah terjaga dengan diperlihatkan kepada
hambaNya. Ketetapan Qada’ mungkin masih bisa berubah dengan do’a misalnya. Juga
sedekah. Seperti Allah menegaskan bahwa ketika kita berusaha untuk berubah,
maka Allah pun akan merubah keadaan kita sesuai porsi usaha dan ikhtiar kita. Sedang,
ketetapan Qadar lah yang tak dapat diubah. Seperti rezeki dan kematian. Tetap berpegang
teguh bahwa Allah bersama prasangka hambaNya.
Masih banyak
ilmu agama yang harus dipelajari. Namun terkadang, ummat islam sendiri
mengalami keterpurukan karena acuh terhadap ilmu agamanya sendiri. Sudah merasa
puas ketika mendapat sentuhan agama sewaktu kecil dan zaman sekolah. Padahal ilmu
waktu itu, tak seberapa. Semoga kita terus diberi kecintaan akan ilmu dan
pemahaman akan agama agar terus dapat istiqamah dan bermanfaat bagi banyak orang terutama
diri pribadi...
Barru, 23
Ramadhan 1437 H
Komentar
Posting Komentar