INDAHNYA SYAWWAL


                Sedih ditinggal Ramadhan, namun bahagia menyambut id fitri. Kata orang, id fitri adalah kemenangan. Kemenangan karena telah mengalahkan hawa nafsu, memperbaiki ibadah, memantapkannya di bulan Ramadhan. Namun, id fitri yang paling berkesan adalah silaturahimnya. Yang ngetrennya, kata ‘mudik’, ‘ziarah’, halal bil halal ataupun open house. Tak ada agama seperti Islam yang serame’ hari kemenangannya. Saling memaafkan dan menambah tsaqofah ukhuwah nya. Itulah indahnya dibulan syawal. Yang selalu dinantikan dan lantunan gema takbirannya.

                Sama seperti lebaran-lebaran tahun lalu, kakak datang, sepupu2, dan kita nge trip ke beberapa sanak saudara. Cuman, lebaran kali ini agak berbeda sedikit menurutku. Yang beda adalah jadwal nge trip yang lumayan padat. Dari hari lebaran hingga Sabtu kemarin, memang terkesan padat dengan silaturahim. Yang biasanya hanya sampai sore hari, namun untuk kali ini kami diluar rumah hingga malam. Kawasannya cuman di daerah Barru saja. Karena keluarga besar memang disini. Dan ini membuatku begitu melelahkan, hingga waktu liburku yang akan terkuras begitu mengambil me time ku di luar rumah. Dengan silaturahim.

                Ada beberapa hal yang membuatku banyak belajar, again. Pertemuan dengan keluarga dan sebagainya. Dengan kondisi dan rejeki yang berbeda. Profesi yang beraneka ragam. Serta suasana yang selalu hangat. Semoga tetap harmonis sepanjang masa. #aseek... :D

                Nge trip kali ini, dari hari Rabu hingga Sabtu. Kecuali Jum’at, justru kami yang kedatangan para penziarah sanak keluarga, seharian. Esoknya, acara halal bil halal. Aku juga sering bertanya, empat hari ini tak cukup, segitu banyaknya kah keluarga. Jika dipikir-pikir, memang dari nenek dan kakekku saja saudaranya yang banyak hingga lahirlah keturunan-keturunan yang sebagian besar mendominasi Kab.Barru..

                Cerita nge trip kali ini, membawaku dari kehidupan sederhana hingga mewah. Dari rumah keluarga sederhana, yang dekat sungai sampai kami bisa ‘mandi-mandi’ hingga keluarga yang bervilla bak museum tapi agak mistis, menurutku. Dari hal tersebut aku belajar, bahwa kehidupan ini jika ingin melihat materi jangan lihat diatas tapi dibawah. Jika ingin melihat ibadah, baru lihat diatas bukan dibawah. J J

                Diantara semua kebahagiaan adalah bisa bersama keponakan-keponakan comel dan sepupu-sepupu segokil. And all happiness with my twins nephew. Alta-Alsa. They was popular in my biggest family. So happy with them.. Semoga jadi anak sholeh yaa sayang, yang bentar lagi usia 3 tahun. Semoga tetap comel. Hehe... thanks for all time everyday. And see u next time..

                Alhamdulillah, syukurku pada sang Maha Kuasa atas kebersamaan ini. Semoga kebahagiaan ini tak melalaikan hati dari mengingat kepadaMu. Tak membutakan hati untuk terus istiqamah dalam ketaatan. Dan, bisa bersama keluarga dalam keimanan... aamiin J J

#This is my long story trip in Id Fitri
#What is u story? Hehe...
#Yang libur bentar lagi usaii. Back to activities


Ahad, 10 Juli 2016 (8:25 a.m)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBRANI DAN PALESTINA

SIMPLE ORIGINALLY

Introver VS Ekstrover