IMPIAN DI TENGAH MUSIM
“Ketika cinta menjadi besar, keraguan terkecil adalah ketakutan. Ketika
ketakutan kecil tumbuh besar, cinta yang besar tumbuh di sana.”
-William Shakespeare-
Banyak ragam dari arti sebuah
perjalanan. Entah kenapa hingga hari ini aku masih bingung. Bingung dengan
dirinya, diriku, dan semua penduduk Bumi. Curious, menyelimutiku. Saya hanya
cemburu pada seseorang ketika ia pandai menunjukkan perasaannya sedang aku tak
pandai. Hanya diam berkabut malu. Bukankah kodrat wanita adalah pemalu...
Laba-laba itu mengintaiku lewat
jaringnya. Seakan ingin berbisik tetap kuat. Terima kasih laba-laba... Lalu
segerombolan semut mendekatiku, katanya aku manis. Tidak, aku tidak manis,
semut. Ternyata mereka melangkah lain ke gelasku berisi susu Milo. Datanglah
nyamuk mendarat halus di kulitku, hendak meminum darah kesunyian. Ambillah,
jika memang ingin mengambilnya. Namun, nyamuk segera pergi sebelum
menghabiskannya. Aku ingin bertanya pada hatiku, atau bertanya pada makhluk
halus disebelahku. Whaatt? Kamu berani? Hem.. sebenarnya tidak. Jangan
tampakkan dirimu.. :D
Jakarta.. Terima kasih memberi
kenangan. Sebentar lagi meninggalkannya. Semoga, next time dalam waktu dekat
bisa kesini lagi. Masih banyak yang ingin saya kunjungi, termasuk mba Lena.
Teman penulisku di dunia maya yang tinggal di Depok. Punya impian yang sama
menjadi penulis.
My goal on the way.. Like as my
heart. But i don’t know how way..
Impian berada di tengah lapang.
Masih samar dan terselubung. Jakarta memberikan arti positif. Tempat-tempatnya
mengerti kedudukanku untuk selalu menyediakan colokan ditempat manapun, karena
hp ku sering lowbet. :D Juga penduduknya ramah-ramah. Belajar mendisiplinkan
waktu bahwa disana tuh waktu tak boleh disia-siakan. Kehidupan disana yang
serba cepat dan atraktif, merongrong jauh kemalasanku untuk menghadapi hari.
Lot of write, lot of read, lot of work, lot of give it love. :D
I am enjoy it. But, di sisi
lain... difficult to meaning. Akankah ada yang tahu maksud rasa ini? Let it
with my imagination. With your dream. Let it the time will be answer. Dengan
rencanaNya. Ust.Salim A Fillah say Misteri itu indah, agar kita tawakkal
semakin baik. Ya Allah, it is difficult. Semoga senantiasa berada dalam
kesabaran. Karena Allah tak akan pernah menyia-nyiakan hambaNya dan memberikan
di waktu yang tepat...
Thank you Jakarta and all in you.
Semoga kesehatan tetap tercurah dan rejeki yang berkah terus mengalir. Aamiin
ya Rabb...
Jakarta, 21 November 2016
Komentar
Posting Komentar