Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

WELCOME OCTOBER

Morning! I am glad friendly with you. How are you today? I miss u, october...  every year can be meet up again.. Many things, i want to tell you.. I’m getting to know a lot of things. Understand many things. Knowing many things. And trying to fix a lot of thnings. As well as in you anyway, many things I want to do. Maybe I’ll add your busy month this year. Semakin banyak yang aku temui, yang aku jalani dan aku lakukan. Anggap saja jika bertemu dengan orang yang sulit, dibawa gampang saja. Kemarin, saya membaca buku dari Ajahn Brahm. Mengilhami. Ia menerapkan prinsip bahwa, “kita tak akan pernah bisa lolos dari orang sulit. Orang sulit adalah bagian dari hidup. Kadang kita cukup belajar cara hidup bersama orang sulit”. Orang sulit itu bagaimana menurutmu? Bagiku, orang sulit itu cukup sulit di mengerti apa yang mereka inginkan. Atau, sulit untuk memahami karakternya. Atau, sulit menyatukan rasa pertemanan/persaudaraan dengannya. I have no idea. Kita memang mudah berdama...

KISAH YANG MEMBARA

Kali ini berkisah Begitu banyak rasanya yang ingin dilakukan Entah memulai dari mana dan kemana Tanyakan saja pada hati... Telah lama bersua minat Hingga dipelupuk manis yang tak nampak Hingga letih berlapis-lapis menghajat Hingga suaka menerka bagaimana... Aku ingin segera berlari Entah kemana Mengarungi kehidupan bijak satu demi satu Bersama mimpinya... Ingin memulai yang terbaik Dan mengakhiri yang terbaik Kali ini berceloteh dengan mengembara Kisah yang membara... Barru, 26 September 2016

TIGHT OF WORDS

*Tinggalkan apa yang meragukan bagimu, dan ambillah yang tidak meragukan bagimu.. *Semua tidak ada yang sia-sia. Bukankah Allah tidak pernah menciptakan segala sesuatu dengan kesia-siaan... *alangkah indahnya jika apa saja yang ditemui, apa saja yang dirasakan. Suka, duka nikmat, musibah, marah, lega, kecewa, bahagia. Pokoknya apa saja. Bisa dihubungkan dengan akherat, dengan hari akhir. Dengan begitu hati akan sangat peka menerima cahaya hikmah dan hidayah. Hati akan lunak dan lembut. Selembut nama. Dan tingkah laku juga akan tertib, setertib nama... *tetaplah puas melakukan perbuatan yang baik. Dan biarkanlah orang lain membicarakan dirimu sesuka mereka... *selalu saja didunia ini, jika seorang menanti sesuatu dan sesuatu yang dinanti itu hadir, maka hadir pulalah kebahagiaan yang susah dilukiskan... *kalau ingin menciptakan sesuatu, maka harus melakukan sesuatu. Sekali lagi, harus melakukan sesuatu. Yaitu bekerja lebih serius, belajar lebih serius dan berdo’a lebih s...

DERU ASA PALESTINA & SURIAH

Dibalik negeri Mekkah dan Medinah Tersimpan berkah di suatu negeri seberang Tanah para Nabi Tanah masjid Aqsha Palestina... Kekejaman Nazi dan serbuan Rezim penjajah Telah mengambil segenap keluarga besar mereka Namun jiwa dan keimanan tetap kukuh untuk menjaga negerinya Suriah... Harusnya kita cemburu pada mereka Ditengah gejolak dan keterbatasannya Justru semakin menguatkan kedekatan pada sang Rabb Mereka tak butuh apa-apa Mereka hanya butuh bantuan materi dan do’a kaum muslimin Karena pemimpin mereka telah dijajah oleh dunianya sendiri Mereka tak ingin diadopsi oleh negara lain Karena bagi mereka, negerinya lebih penting untuk dijaga Dan kebersamaan dengan keluarga yang tersisa Deru asa Palestina dan Suriah.. Bentuk bukti isi Al-Qur’an hari ini Mereka ingin berjihad dengan segala jiwa dan raga mereka Mereka ingin membuktikan di akherat nanti di hadapan sang Rabbi Bahwa mereka berusaha berjihad di negerinya sendiri Lalu, kemana k...

SEDERHANA

Sajak itu sederhana Mengalun pelan ditelinga Masih samar-samar namun pasti Menyatu dengan goyunan merindu Mengapa tak belajar sederhana pada hujan Biasa tapi hangat Seperti pada syair di kala embun Kadang harus menerima keadaan tak sesuai Menghadapi lirih-lirih musim dingin mencekat Daun-daun yang berguguran ikut berkisah Kemana arahnya nanti? Ada yang tak memedulikan temannya Juga tak memedulikan nasibnya Apalagi hatinya Cukup sederhana pikirannya Kali ini diam.. Seperti penyair mengisahkan Dalam cerita cintanya yang sederhana Cinta yang sederhana Barru, 18 September 2016

ABRAHAM

Membaca nama Abraham, saya jadi ingat flim ‘FOREVER’, flim yang luar biasa untuk ilmunya dalam dunia kesehatan. Khususnya dunia forensik, sebagai penyidik medis. Seorang Abraham di flim ini adalah anak angkat dari dr. Henry Morgan, yang menjadi pemeran utama dan Abigail. Manusia ‘abadi’ yang terus mencari tahu tentang kutukannya. Mempelajari tiap harinya tentang mayat dan sebab kematian. *** In this time, after has reading one book, ‘Ayat-Ayat Cinta 2’, novel yang membangun jiwa banget. Karena saya termasuk penikmat novel, tapi pilih-pilih novel juga. :D Namun untuk novel kak Abik, keseluruhan saya termasuk menyukainya dan mengoleksi. Sebelumnya, membaca Ayat-Ayat Cinta I di masa SMA cukup membuka pikiran saya dalam berIslam. Sekarang Ayat-Ayat Cinta 2 ini, telah mengubah mindset serta perilaku keislaman dan menata hidup lebih baik lagi. Kak Abik, telah berhasil berdakwah lewat tulisan-tulisannya. Serasa beliau begitu jujur dan aplikatif dalam berdakwah. Sekali lagi, selama...

BARRU KEKINIAN

Ada hal yang beda untuk dinanti Begitu pula dirimu mengartikan sajak Entah melarat hingga ke jiwa Aku hanya begitu terpesona                 Baru kemarin aku terlahir ditanahmu                 Menyapa aktifitas semu hingga dewasa                 Setelah beranjak darimu                 Baru aku sadar, tak ada sebaikmu Bagaimana tidak, jika tanah kelahiran ini menguat Karena masih terlipat ingatan aku bermain-main gembira Menyatu, menggema Menanti keluarga besar                 Tak pernah ketika kecil aku begitu membanggakanmu            ...

JALAN-JALAN NESTAPA

Seperti tiap negeri memiliki polemik politiknya masing-masing, begitupun manusia yang akan bersama polemik hatinya masing-masing. Masih bersama suaka aku bercerita, tentang dunia, tentang kehidupan, dan tentang segalanya... Jalan-jalan nestapaku telah bermula sejak dulu dan masih bermuara ketepian. Belum ke titik penentuan. Bercerita satu sama lain, memberi arti pada wajah khaustik. Ya, aku heran pada dunia akhir zaman ini. Hidup didalamnya dan menjadi saksi tiap waktunya. So far , godaan dunia memang melenakan, sangat. Menyentuh dalam ketidakpastian. Penuh ujian dan intrik. Until in this time,  i am sure, masih ada yang dapat bertahan melawan tingkat nafsunya. Tidak lebih rendah dari binatang. Laki-laki maupun perempuan. And i am sure , masih ada yang lebih mengutamakan imannya dibanding nafsunya. Masih ada dari mereka.. Sebagian. Tapi, sisa sebagian dari mereka? Atau maybe , lebih dari sebagian ? I don’t know. I just don’t wanna thinking about it. For this time, ...

ISLAM TERTUTUP OLEH UMAT ISLAM

Al-Islamu mahjuubun bil muslimin .... “Islam tertutup oleh umat Islam” Ini kisah Syaikh Muhammad Abduh yang menangisi kondisi umat Islam dan keluarlah kalimat yang sangat terkenal dari ulama terkemuka Mesir.. Syaikh Muhammad Abduh pernah berdakwah sekian lama di Paris. Bahkan dari Paris, Syaikh Muhammad Abduh menerbitkan majalah dakwah “Al-Urwah Al-Wusqa” untuk menyadarkan dan menggerakkan kaum muslimin di seluruh dunia. Di Paris, Syaikh Muhammad Abduh menjelaskan segala keluhuran dan kemuliaan ajaran agama Islam. Di tangannya, tidak sedikit orang-orang Prancis masuk Islam. Mereka masuk Islam karena takjub dengan keindahan dan keluhuran ajaran agama Islam. Hingga suatu hari, Syaikh Muhammad Abduh harus meninggalkan Paris dan kembali ke dunia Arab, lalu kembali ke Mesir. Syaikh Muhammad Abduh kembali mengajar di Al-Azhar University, Kairo. Sekian lama ditinggal Syaikh Muhammad Abduh, murid-murid jamaah Syaikh Muhammad Abduh di Paris, merasakan kerinuan untuk berjump...

PARADOKS ANAK-ANAK

Ketika mbak Zara Zettira, seorang penulis Indonesia yang cukup terkenal dalam menerbitkan dua bahasa, Inggris dan Indonesia, mengatakan bahwa untuk menulis kita harus mengikuti kata hati, biarlah tulisan mengalir apa adanya sesuai dengan apa yang berada di dalam pikiran, tanpa memedulikan teori dulu atau permintaan pasar. Saat itulah aku tertegun. Terdengar sederhana, namun terkandung makna besar di dalamnya. Saat itu pula aku menemukan jawaban yang selama ini membuatku gelisah ketika menulis. Aku harus membebaskan diri dari beban ketika menulis. Dan ini cukup menerangi pikiranku. Seperti hari ini, aku belajar memahami dan ingin segera menuliskannya. Membaginya agar menjadi manfaat bagi yang membacanya. *** Pengalaman untuk menjadi pengajar, tak henti-hentinya memberikan warna akuastik bagiku. Terutama untuk anak-anak zaman sekarang. Mengajar anak usia SD hingga SMP cukup menguras tenaga, otak dan segalanya. Selain karena ingin membagi ilmu sebisa mungkin bagi mereka, juga i...